soulfreak

on Jumat, 02 Juli 2010
lelah
langkah ini terseret di sela debu dan bebatuan
aku harus hentikan langkah yang semakin sunyi dan mencekam
kawanku tlah lama hilang
bersama burung buas pemakan bangkai di pertigaan nafas
aku terus melangkah mengikuti sang angin bertiup

kadang memang aku terlalu lelah
menahan sakit dari luka sayatan di perut
aku berjalan membujur
aku berlari melintang
mencari satu dua rupa temaram

benar-benar sunyi ketika nafas terhela
aku benar-benar liar

0 komentar:

Poskan Komentar