artis java jazz
Adonis Puentes Alexandra Sherling Allen Hinds Arturo O'Farril Bill Evans Bob James Breakestra Brian Lynch Unsung Heroes Brian Simpson Chieli Minucci Christian McBride and Inside Straight Darryl Jones David Murray Black Saint Quartet Dedication feat. Alexandra Sherling, Valeri Grohovski's Jazz Trio, Hermitage Diane Warren's Greatest Hits feat. Due Voci Direct from Vegas The Rat Pack� with Ron King Big Band Dr. ROBERTO AYMES (MEXICO) Emilio Santiago Eric Benet with Ron King Big Band George Duke Griffith Frank Harvey Mason HDV Trio (Austria) Hendrik Meurkens Samba Jazz Quartet Hubert Laws Ivan Lins Jane Monheit Jazzanova Live! feat. Paul Randolph Jeff Lorber Jessy J John Legend Karen Briggs Karsh Kale & MIDIval Punditz Kenny 'BABYFACE' Edmonds Kurt Rosenwinkel Guitar Clinic Lao Tizer Lee Ritenour Maurice Brown Melvin Davis Michael Paulo Mindi Abair Nathan Haines Novello B3 Randy Brecker Robben Ford Roberta Gambarini Quartet Rodney Holmes Ron Bruner Jr. Ron King Big Band Roy Hargrove Quintet RTM Orchestra (Malaysia) Rufus feat. Sly Stone Sax Divas SAXPACK (Jeff Kashiwa, Michael Paulo, Kim Waters) Sheila Majid Soulbop Special Edition Special EFX State of Monc Steve Lukather The Johnny Thompson Singers The Manhattan Transfer with Ron King Big Band The Manhattan Transfer: The Chick Corea Songbook Toni Braxton Tony Monaco Wet Floor Artists Still To Be Considered Randy Brecker / Bill Evans SOULBOP Special Edition with Steve Lukather, Robben Ford, Darryl Jones, and Steve Indonesian Artists Artists Final Confirmation /rif Special Project feat Toni Monaco, State of Monc Horn, &DJ Cream 21st Night Aditya feat Aminoto K, Andi Rianto, Adrian, Kyriz Akordeon Aksan Sjuman & The Committee of the Fest Anda with The Joints Andezz Andien Andra & the backbone acoustic feat Ari Lasso Andre Harihandoyo & Sonic People Andre Hehanusa Angel Percussion BAG Trio Bambang Nugroho Straight Ahead Bandanaira Barry Likumahuwa Project Batak Sensation Beatbop jazz Project Benny Likumahuwa Jazz Conection Benny Mustafa Quartet feat Indra Lesmana, Yance Manusama, Nikita Dompas Bubi Chen Chlorophyl Coklat Contra Indigo David Manuhutu Dewa Budjana feat Dewi Gita Dira J. Sugandi Drew Dwiki Dharmawan Project Eclairs Ecoutez Elfa's Singers Elfa's Jazz Youth Endah 'n Rhesa Esqi:EF Feat Syaharani and The Queenfireworks Farah Di feat Rien Djamain Glenn Fredly Gugun Blues Shelter Idang Rasjidi Special Funk Project Imela Kei Indonesian Youth Regeneration feat Ello & Mus Mujiono Indra Aryadi Indro Hardjodikoro Trio Ireng Maulana & Friends Jakarta Broadway Singers Jakarta Broadway Team JavaJazz feat. Indra L., Gilang R., Matez, Donny S., Dewa Budjana Lala Suwages Leonardo Ligro Trio Major Seventh Maliq & D'Essentials Maya Hasan Sound of Light feat Fariz RM, John P, Adi D, Sandy W, Iwan H, Michael Mian Tiara Monita Tahalea Nikita Dompas & His Fellow Musicians Nita Aartsen-Latin Jazz Mania Notturno feat Chroma String Quartet Oele Pattiselano's Tribute to Stevie Wonder Opustre Soul Big Band feat Lea Simanjuntak Papayafil Pitoelas Bigband Quartet Punakawan feat Jaya Suprana Rafi & The Beat with Soul Generation feat Soulmate , Rudlof , Davina , Bona Pascal , Radhini Aprilia RAN Revelation Sandhy Sondoro Sarimanuk Quartet Simak Dialog Sol Project Soulvibe SUB 4 Surabaya All Star The Profesors Tika N The Dissidents Titi Sjuman Folk Jazz Project Tjut Nyak Deviana Tohpati & Friends Tropical Transit (Bali) Yeppy Romero & Harry Toledo Yovie Widianto Fusion Yuri Mahatma Zarro & Mercy Dumais
sunyi dan sulit
selamat pagi (banget)
semoga hari ini lebih baik dari hari kemarin..
semoga kamu bahagia hari ini
aku sayang kamu
detik dan menit datang layaknya embun
sungguh kejam dan menyeretku lebih jauh dari bahagia
lebih padam dan sunyi, lebih menggairahkan para setan
dia tersenyum dibalik wajah manisnya
maaf sayang, aku ketiduran
ternyata hati ini masih berdiri di ujung pulau
pulau sepi dan hijau
Tuhan pun memanjakanku
akupun semakin manja dan terlalu banyak meminta. hingga...
AKUPUN MEMOHON KIRANA MENJADI PENDAMPINGKU
semoga hari ini lebih baik dari hari kemarin..
semoga kamu bahagia hari ini
aku sayang kamu
detik dan menit datang layaknya embun
sungguh kejam dan menyeretku lebih jauh dari bahagia
lebih padam dan sunyi, lebih menggairahkan para setan
dia tersenyum dibalik wajah manisnya
maaf sayang, aku ketiduran
ternyata hati ini masih berdiri di ujung pulau
pulau sepi dan hijau
Tuhan pun memanjakanku
akupun semakin manja dan terlalu banyak meminta. hingga...
AKUPUN MEMOHON KIRANA MENJADI PENDAMPINGKU
cinta di senja kelam
Diposting oleh
Unknown
di
13.46
lelah, berdiri diantara jejak yang aku tak mampu menghapusnya.
sakit.. sungguh menyakitkan ketika malam menjadi penjara penyiksaan dalam hidup
ketikan tujuan menjadi semakin buram dan menghablur
sajak tentang cinta seperti dedaunan di kala senja
senja yang kejam
siap membunuh dengan berbagai senjatanya
dia siap membunuhku
dia rasa rindu
oh ternyata bukan
hatiku terus berteriak iya
terus saja mengaduh hingga setan berlarian
kadang nafas ini berat
terlalu berat untuk kutari dan terlalu mudah lari dari dadaku
sang angin berbisik mesra pada bunga di taman
sudahkah kau mencium aromaku
sudahkah kau tersenyum pagi ini
sang angin terus memeluk erat bunga itu
semesra yang kita tau di layar khayalan kita
kalau detikku jauh
begitu jauh di balik agungnya bukit
bukit tak berpenghuni dan sepi
menuntun rasa takutku semakin jauh berjalan
oh cinta.. kejam nian kau
sakit.. sungguh menyakitkan ketika malam menjadi penjara penyiksaan dalam hidup
ketikan tujuan menjadi semakin buram dan menghablur
sajak tentang cinta seperti dedaunan di kala senja
senja yang kejam
siap membunuh dengan berbagai senjatanya
dia siap membunuhku
dia rasa rindu
oh ternyata bukan
hatiku terus berteriak iya
terus saja mengaduh hingga setan berlarian
kadang nafas ini berat
terlalu berat untuk kutari dan terlalu mudah lari dari dadaku
sang angin berbisik mesra pada bunga di taman
sudahkah kau mencium aromaku
sudahkah kau tersenyum pagi ini
sang angin terus memeluk erat bunga itu
semesra yang kita tau di layar khayalan kita
kalau detikku jauh
begitu jauh di balik agungnya bukit
bukit tak berpenghuni dan sepi
menuntun rasa takutku semakin jauh berjalan
oh cinta.. kejam nian kau
Pohon, Daun dan Angin
Diposting oleh
Unknown
di
13.38
POHON
Ada satu wanita yang sangat AKU cintai, tapi AKU tidak punya keberanian untuk mengatakannya. Dia tidak cantik, tidak memiliki tubuh yang sexy. Dia sangat peduli dengan orang lain, religius, tapi dia hanya wanita biasa saja. AKU menyukainya. Sangat menyukainya. Gayanya yang innocent dan apa adanya, kemandirian nya, kepandaiannya dan kekuatannya.
Alasan AKU tidak mengajaknya kencan karena AKU merasa dia sangat biasa dan tidak serasi untukku. AKU takut jika kami bersama semua perasaan yang indah ini akan hilang. AKU takut kalau gosip-gosip yang ada akan menyakitinya. AKU merasa dia adalah “sahabatku”. AKU akan memilikinya tiada batasnya, tidak harus memberikan semuanya hanya untuk dia. Alasan yang terakhir membuat dia menemaniku dalam berbagai pergumulan selama 3 tahun ini. Dia tau AKU mengejar gadis-gadis lain dan AKU telah membuatnya menangis selama 3 tahun.
Ketika AKU mencium pacarku yang ke-2 terlihat olehnya. Dia hanya tersenyum dengan berwajah merah,“Lanjutkan saja” katanya, setelah itu pergi meninggalkan kami. Esoknya, matanya bengkak dan merah. AKU sengaja tidak mau memikirkan apa yang menyebabkannya menangis, but AKU tertawa bercanda dengannya seharian di ruang itu. Di sudut ruang itu dia menangis, dia tidak tau bahwa AKU kembali untuk mengambil sesuatu yang tertinggal. Hampir 1 jam kulihat dia menangis disana.
Pacarku yang ke-4 tidak menyukainya. Pernah sekali mereka berdua perang dingin, AKU tau bukan sifatnya untuk memulai perang dingin. Tapi AKU masih tetap bersama pacarku. AKU berteriak padanya dan matanya penuh dengan air mata sedih dan kaget. AKU tidak memikirkan perasaannya dan pergi meninggalkannya bersama pacarku. Esoknya masih tertawa dan bercanda denganku seperti tidak ada yang terjadi sebelumnya. AKU tau dia sangat sedih dan kecewa tapi dia tidak tau bahwa sakit hatiku sama buruknya dengan dia. AKU juga sedih.
Ketika AKU putus dengan pacarku yang ke 5, AKU mengajaknya pergi. Setelah kencan satu hari itu, AKU mengatakan bahwa ada sesuatu yang ingin kukatakan padanya. Dia mengatakan bahwa kebetulan sekali bahwa dia juga ingin mengatakan sesuatu padaku. AKU cerita tentang putusnya AKU dengan pacarku. Dia berkata bahwa dia sedang memulai suatu hubungan dengan seseorang. AKU tau pria itu, dia sering mengejarnya selama ini. Pria yang baik, penuh energi dan menarik.
AKU tak bisa memperlihatkan betapa sakit hatiku, AKU hanya tersenyum dan mengucapkan selamat padanya. Ketika sampai di rumah, sakit hatiku bertambah kuat dan AKU tidak dapat menahannya. Seperti ada batu yang sangat berat didadaku. AKU tak bisa bernapas dan ingin berteriak namun apa daya. Air mataku mengalir tak terasa aku menangis karenanya. Sudah sering AKU melihatnya menangis untuk pria yang mengacuhkan kehadirannya. Handphoneku bergetar, ternyata ada SMS masuk, SMS itu dikirim 10 hari yang lalu ketika aku sedih dan menangis. SMS itu berbunyi, ”DAUN terbang karena ANGIN bertiup atau karena POHON tidak memintanya untuk tinggal?”
DAUN
AKU menyukainya dan AKU tau bahwa dia juga menyukaiku, tapi mengapa dia tidak mau mengatakannya? Jika dia mencintaiku, mengapa dia tidak memulainya dahulu untuk melangkah? Ketika dia punya pacar baru lagi, hatiku sedih. Waktu berjalan dan berjalan, hatiku sedih dan kecewa. AKU mulai mengira bahwa ini adalah cinta yang bertepuk sebelah tangan. Tapi, mengapa dia memperlakukanku lebih dari sekedar seorang teman?
Menyukai seseorang sangat menyusahkan hati. AKU tahu kesukaannya, kebiasaannya, tapi perasaannya kepadaku tidak pernah bisa diketahui. Kau tidak mengharapkan AKU seorang wanita untuk mengatakannya bukan ? Diluar itu, AKU mau tetap disampingnya, memberinya perhatian, menemani,dan mencintainya. Berharap suatu hari nanti dia akan datang dan mencintaiku. Hal itu seperti menunggu telephonenya tiap malam, mengharapkan dia mengirimiku SMS. AKU tau sesibuk apapun dia, pasti meluangkan waktunya untuk ku, karena itu, AKU menunggunya.
Dilema yang menemaniku selama 3 tahun ini. 3 tahun cukup berat untuk kulalui dan AKU mau menyerah. Kadang AKU berpikir untuk tetap menunggu. Akhir tahun ke-3, seorang pria mengejarku, setiap hari dia mengejarku tanpa lelah. Segala daya upaya telah dilakukan walau seringkali ada penolakan dariku. AKU berpikir apakah aku ingin memberikan ruang kecil di hatiku untuknya ?!
Dia seperti angin yang hangat dan lembut, mencoba meniup daun untuk terbang dari pohon Akhirnya, AKU sadar bahwa AKU tidak ingin memberikan Angin ini ruang yang kecil di hatiku. AKU tau Angin akan membawa pergi Daun yang lusuh jauh dan ketempat yang lebih baik. Akhirnya AKU meninggalkan Pohon, tapi Pohon hanya tersenyum dan tidak memintaku untuk tinggal. AKU sangat sedih memandangnya tersenyum ke arahku.
“DAUN terbang karena ANGIN bertiup atau POHON tidak memintanya untuk tinggal?”
ANGIN
Ketika Pohon berbicara dengan gadis2, ada cemburu di matanya. Ketika Pohon melihat ke arah Daun, ada senyum di matanya. Memperhatikannya menjadi kebiasaanku seperti daun yang suka melihat Pohon. Satu hari saja tak kulihat dia, AKU merasa sangat kehilangan.
Di sudut ruang itu, ku lihat pohon sedang memperhatikan daun. Air mengalir di mata daun ketika Pohon pergi. Esoknya, Ku lihat Daun di tempatnya yang biasa, sedang memperhatikan Pohon. AKU melangkah dan tersenyum padanya, Kuambil secarik kertas, kutulis dan kuberikan padanya, Dia sangat kaget. Dia melihat ke arahku, tersenyum dan menerima kertas dariku. Esoknya, dia datang menghampir ku dan memberikan kembali kertas itu. Hati Daun sangat kuat dan Angin tidak bisa meniupnya pergi, hal itu karena Daun tidak mau meninggalkan Pohon. AKU melihat kearahnya, kuhampiri dengan kata-kata itu. Sangat pelan, dia mulai membuka dirinya dan menerima kehadiranku dan telponku.
AKU tau orang yang dia cintai bukan AKU, tapi AKU akan berusaha agar suatu hari dia menyukaiku. Selama 4 bulan, AKU telah mengucapkan kata Cinta tidak kurang dari 20x kepadanya. Hampir tiap kali dia mengalihkan pembicaraan, tapi AKU tidak menyerah. Keputusanku bulat, AKU ingin memilikinya dan berharap dia akan setuju menjadi pacarku.
Aku bertanya, ”Apa yang kau lakukan? Kenapa kau tidak pernah membalas? Mengapa kau selalu membisu?” Dia berkata, “AKU menengadahkan kepalaku”. “Ah?” Aku tidak percaya dengan apa yang kudengar. “Aku menengadahkan kepalaku !” dia berteriak.
Kuletakkan telepon, melompat, dan berlari seribu langkah ke rumahnya. Dia membuka pintu bagiku, Ku peluk erat-erat tubuhnya…
“DAUN terbang karena tiupan ANGIN atau karena POHON tidak memintanya untuk tinggal?”
ROLLAND Lucina AX-09
Diposting oleh
Unknown
di
12.03
| | |
|
| ||||||||
| |||||||||
Langganan:
Postingan (Atom)
Blog Archive
About Me
- Unknown
Popular Posts
-
Casiopea ( カシオペア , Kashiopea ? ) was a Japanese jazz fusion band that was formed in 1976 by guitarist Issei Noro , bassist Tetsuo...
-
speedy style mantap bukan??? gendut yang keren mbak ini gokil juga ni orang ekstrim banget hehehe keren....????
-
IAN ANTONO 9 21.43% DONNY SUHENDRA 0 0% TJAHJO WISANGGENI 1 2.38% DEWA BUDJANA 15 35.71% I WAYAN BALAWAN 3 7.14% E...
-
T-Square is a Japanese jazz fusion band that was formed in 1978. Its most successful lineup included guitarist Masahiro Andoh , ba...
-
Stevie saat ini aktif di dua band, yaitu Andra & The Backbone dan Deadsquad . Karir profesional Stevie dimulai pada tahun 2001 sebagai...
-
Meet Atilia, a rising star from Malaysia, that stunned many people at Java Jazz 2008 with her great performance. Atilia is set to be the ...
-
Gilang Ramadhan (lahir di Bandung , 30 Mei 1963 ; umur 46 tahun) adalah drummer dan musisi Indonesia . Gilang Ramadhan menikah dengan ak...
-
Jubing Kristianto(lahir di Semarang, Jawa Tengah, Indonesia, 9 April 1966) adalah seorang gitaris fingerstyle Indonesia yang banyak menje...
-
"TIGA MAWARNIH formed on July 11th 2006 at Jakarta. We try to let go all of our aspiration and emotion inside us. Guitar : Mud...
-
sudah tengahnya malam yang gulita aku tergolek lemah bersama setiap keletihan akan apapun aku hampir menyerah pada setiap kesempatank...
Category List
- (2)
- (3)
- (21)
- (13)
- (1)
- (33)
- (3)
- (4)
Followers
Diberdayakan oleh Blogger.