Gitaris terbaik 2010

on Sabtu, 13 Maret 2010
1. MICHAEL ANGELO BATIO 1. MICHAEL ANGELO BATIO
Di nobatkan sebagai sebagai gitaris nomor 1 tercepat di dunia. Batio juga terpilih sebagai “No. 1 Shredder of All Time” oleh Majalah Guitar One pada tahun 2003. Pada saat bersamaan di bulan april 2008 dia mendapat urutan pertama dari “Top 100 Greatest Metal Guitarists of All Time” oleh Majalah Guitar World dan salah satu dari “20 Greatest Shredders of All Time” oleh majalah Total Guitar Magazine.



2. CHRIS IMPELLITTERI
2. CHRIS IMPELLITTERI
Lahir tanggal 10 Nopember 1964 in Connecticut. Berdasarkan majalah Guitar One Magazine, dia merupakan gitaris tercepat di dunia urutan ke dua.


3. YNGWIE J. MALMSTEEN
3. YNGWIE J. MALMSTEEN

Gitaris asal swedia yang juga merupakan seorang komposer, multi-instrumentalist, and pemimpin band. Malmsteen menjadi perhatian pada pertengahan tahun 1980 untuk pengaruh teknik gitarnya dan komposisi neo-classical metal compositions. Penjualan Empat albumnya dari tahun 1984 sampai 1988, Rising Force, Marching Out, Trilogy, and Odyssey, menempati urutan puncak dari top 100.

4. PAUL GILBERT


4. PAUL GILBERT

Paul Gilbert lebih terkenal bersama Racer X, Mr. Big, and beberapa instrumental album yang dikeluarkan belakangan. Setelah keluar dari Mr. Big pada tahun 1997, Gilbert memulai merelease album solo. Dia juga bergabung dengan Joe Satriani dan John Petrucci pada G3 tour tahun 2007. Dia juga terkenal untuk alternate picking, string skipping technique, dan mendapatkan urutan ke 4 “Top Shredders of All Time” dari Majalah Guitar One.


5. THE LATE SHAWN LANE
5. THE LATE SHAWN LANE

Shawn Lane menjadi pemain gitar terkemuka dalam lingkungan gitaris underground dan bergabung dengan Black Oak Arkansas ketika berumur 14 tahun.


6. JOE STUMP

 
 
 
6. JOE STUMP

Teknik Joe Stump hampir sama dengan Yngwie Malmsteen’s, yaitu neo-classical metal. Dia juga telah merelease beberapa album dengan bandnya, Reign of Terror dan juga sebagai solo artis. Dia juga bermain sebagai lead guitar pada symphonic metal band HolyHell. Stump adalah seorang professional shredder, dan berdasarkan pemilihan pada majalah Guitar One dia menempati urutan ke 6 diantara daftar “Top 10 fastest shredders of all time”.


7. RUSTY COOLEY
7. RUSTY COOLEY

Rusty tidak puas sebagai pemain musik lokal dan mulai berkarir solo pada awal 1996. Dan saat ini dia khusus bermain dengan 7-string guitar. Debut album solo perdananya dimulai pada tahun 2003. Dan tidak diragukan lagi, dia merupakan salah satu pemain gitar tercepat di dunia.


8. BUCKETHEAD
8. BUCKETHEAD

Dia dikenal karena selalu memakai topeng plastik putih dan memakai topi dari buket KFC. Dia merupakan komposer yang produktif, telah melepas 38 album solo dan mengerjakan lebih dari 50 album. Dia juga merupakan bintang tamu dalam 44 album dari berbagai artis berbeda. Dia mencampur musiknya secara beragam dan berbeda seperti thrash metal, funk, electronica, jazz, bluegrass dan avant-garde music.


9. JOHN PETRUCCI
9. JOHN PETRUCCI

Salah satu inspirasi para pemain gitar. John lebih dikenal sebagai pendiri dan anggota dari progressive metal band Dream Theater. Dia telah memproduksi (bersama dengan Mike Portnoy) semua album Dream sejak release pertamanya pada tahun 1999 release, Metropolis Pt. 2: Scenes from a Memory. Dia penulis lirik utama dalam band.


10. THE GREAT KAT
10. THE GREAT KAT

The Great Kat merupakan nama panggung dari Katherine Thomas yang terkenal karena insterprestasinya dalam musik thrash metal dengan sedikit musik klasik. Kebanyakan dia bermain dengan gitar elektrik, tetapi kadang dia bermain biola. Faktanya Thomas adalah pelatih biola, lulusan dari Juilliard School dan sempat tur untuk bermain conventional classical music sebelum akhirnya menyebrang ke metal.Dia memang gila seperti yang terlihat.

Foto stadion olahraga terbaik di ASIA

ni stadionnya suwon.....






ni SUGBK

sumpah palapa. gadjah mada. gentleman!!!

on Jumat, 05 Februari 2010
Untuk mewujudkan keinginanku atas Majapahit yang besar, aku bersumpah akan menjauhi hamukti wiwaha sebelum cita-citaku dan cita-cita kita bersama itu terwujud. Aku tidak akan bersenang-senang dahulu. Aku akan tetap berprihatin dalam puasa tanpa ujung semata-mata demi kebesaran Majapahit. Aku bersumpah untuk tidak beristirahat. Lamun huwus kalah Nusantara ingsun amukti palapa, lamun kalah ring Gurun, ring Seram, Tanjungpura, ring Haru, ring Pahang, Dompo, ring Bali, Sunda, Palembang, Tumasek, sama ingsun amukti palapa.
Mengerikan betul sumpah yang diucapkan Gajah Mada di depan Bale Manguntur ketika dilakukan pelantikannya menjadi Sang Mahapatih Majapahit mendampingi Sri Gitarja Tribhuanatunggadewi Jayawisnuwardhani dan Dyah Wiyat Rajadewi Maharajasa. Sumpah ini kemudian terkenal dengan Sumpah Palapa. Bagaimana tidak, negarawan sejati ini bersumpah tidak akan bersenang-senang dalam puasa tanpa ujung sebelum seluruh Nusantara berada di bawah kebesaran Majapahit.
Membaca biografinya yang ditulis dalam bentuk novel sejarah oleh Langit Kresna Hadi (Gajah Mada: Hamukti Palapa, Solo: Tiga Serangkai), terbayang di benak saya figur seorang Gajah Mada yang baginya kepentingan negara ditempatkan diatas kepentingan pribadi dan kelompok. Ia rela membunuh bibit-bibit yang bisa mengacaukan langgengnya pemerintahan kelak. Bahkan kalau perlu, ia bisa mencabut nyawanya sendiri demi kepentingan negara. Saya menduga, kasus Perang Bubat diujung kejayaan Majapahit yang merenggangkan hubungannya dengan Prabu Brawijaya juga didasari oleh kepentingan negara tersebut.
Satu pertanyaan penting di benak saya ketika menyusuri figur Gajah Mada. Apa yang menyebabkan Gajah Mada mampu mengemban sumpahnya? Konsep dan prinsip hidup seperti apa yang mendasari Gajah Mada bersumpah seperti itu? Mungkin salah satu sebabnya bisa dipetik dari konsep anehnya mengenai Wanita. Berikut kutipan dialog antara Gajah Mada dengan Mahapatih Arya Tadah tentang isteri. Meskipun ini hanya rekaan fiksi, tetapi tentunya Pak Langit telah melakukan riset sehingga konsep Gajah Mada tentang wanita sangat masuk akal dengan sumpah palapa-nya.
“Perempuan adalah sumber kelemahan bagiku, Paman! Yang jika aku layani, akan menjadi penghambat semua gerak langkahku. Ke depan, aku tak ingin terganggu oleh hal sekecil apapun. Padahal, ke depan, Majapahit membutuhkan para lelaki perkasa, membutuhkan laki-laki yang tangguh, tidak takut darah tumpah dari tubuhnya, dibutuhkan laki-laki pilih tanding yang berani berkorban dan tidak terikat oleh waktu”. Bagaimana seorang laki-laki bisa bebas dan berani meluaskan wilayah Majapahit, yang untuk keperluan itu mungkin harus dengan pergi bertahun-tahun jika ia terikat oleh seorang isteri, terikat oleh anak atau keluarga. “Bagaimana aku bisa mewujudkan semua impianku itu jika aku terganggu makhluk perempuan bernama isteri, yang merengek merajuk. Isteri atau perempuan bagiku tidak ubahnya rasa lapar dan haus yang harus dilawan.”
Waktu saya membaca paragraf ini saya terhenyak. Saya sangat terkesan dengan prinsip Gajah Mada itu. Dan ketika saya lupa untuk mereview buku ini, kesan ini perlahan mengendap dan diganti oleh lembar-lembar buku yang saya baca berikutnya, sampai saya membaca buku Musashi karangan Eiji Yoshikawa. Musashi, dalam menempuh Jalan Pedang, ternyata memiliki prinsip tentang perempuan yang mirip dengan Gajah Mada

tentang fur elise.... suatu kenangan, cinta, dan tragedi

furelise.jpg
Tidak banyak musik klasik yang menawan hati para pecinta musik awam yang notabene lebih menyukai musik populer. Di antara yang sedikit itu, saya yakin Fur Elise adalah salah satunya. Komposisi ini terkenal berkat nada awalnya yang melegenda, teng tung teng tung teng ting tong teng tung…. Ditulis oleh komponis besar Ludwig van Beethoven yang tuna rungu, Fur Elise adalah komposisi musik yang luar biasa, baik bagi para penikmat maupun pemain.
Detail
Jika anda pernah melihat partitur aslinya, pada partitur itu tertulis Fur Elise, Bagatelle in A minor, WoO 59. Bagatelle, maksudnya pendek dan berprogresi secara tidak terduga. Fur Elise dimulai dengan nada-nada yang lembut, mengalun, melenakan di bagian pertama kemudian terpecah menjadi progresi yang mengejutkan dan tak terduga di bagian kedua dan ketiga.
Bentuk komposisi seperti ini dinamakan rondo. Dalam rondo, tema pertama dimainkan, kemudian tema kedua diperkenalkan dan dikembangkan. Sebelum tema ketiga masuk, komposisi kembali lagi ke tema pertama dan akhirnya diakhiri kembali di tema pertama setelah melalui tema ketiga yang tak terduga.
A minor tentu saja adalah kunci dasar yang dimainkan. Dalam musik modern, tanda kunci (key signature) A minor tidak terlalu dikenal karena nada dasar ini sama saja dengan nada dasar C yang terkenal. A minor adalah bentuk sedih dari tangga nada C mayor.
WoO 59, ini seperti tanda air yang saya tulis dalam setiap karya foto saya. O adalah opus (bahasa Latin) yang kira-kira berarti karya. Masalahnya, Beethoven hanya menomori karyanya hanya untuk karya-karya besar dan penting saja seperti misalnya grand symphonies atau piano sonata. Karya yang lebih kecil seperti Fur Elise ini tidak memiliki nomor opus/karya, sehingga orang memberikan tanda untuk Fur Elise sebagai WoO: tanpa nomor karya.
Siapa Elise Sebenarnya?
Pertanyaan yang sangat menarik tentu saja adalah misteri nama Elise di komposisi ini. Beberapa ilmuwan menyatakan bahwa Elise adalah kekeliruan — seharusnya adalah Fur Therese – karena buruknya tulisan tangan Beethoven. Hal ini didasarkan pada fakta sejarah bahwa pada saat itu ada wanita bernama Therese Malfatti yang merupakan salah satu wanita yang menolak lamaran seorang Ludwig van Beethoven. Hingga masa meninggalnya, Beethoven tidak pernah menikah. Kasih tak sampai.
Andai tulisan itu memang benar Elise, bukan Therese, Elise akan selalu menjadi misteri yang akan menghidupkan imajinasi para penikmat musik klasik.
Saat saya memainkan bagian pertama Fur Elise, saya bisa merasakan lewat jari-jari saya, membayangkan seorang wanita cantik bernama Elisa yang begitu mempesona seorang laki-laki. Mereka berteman baik, kenangan akan masa lalu yang hadir di antara mereka berdua. Hari-hari yang begitu berwarna. Namun tiba-tiba sesuatu datang merusak semuanya, memadamkan sebuah harapan akan cinta yang bersambut. Cinta yang tak berbalas. Hingga cinta itu berakhir dalam sebuah kesedihan.

Not Balok (Dasar)

Dalam pelajaran kali ini adalah tentang notasi balok. Setelah kita belajar tentang not balok maka untuk selanjutnya kita mahir dalam membaca not balok.
Kita telah mengenal A, B, C, D, E, . . .. Z (alphabet)? Nama notasi musik menggunakan alphabet: A B C D E F G. c d e f g a b
Sedangkan tangga nada menurun adalah sebagai berikut:
c b a g f e d

Untuk menuliskan not-not balok sesuai tempatnya serta tinggi rendahnya nada diperlukan garis-garis yang terdiri dari lima garis horisontal dan empat spasi yang disebut Paranada.
paranada
Pada paranada kita meletakkan not-not dan tanda istirahat.
Dipermulaan paranada dalam sebuah lagu selalu kita tempatkan yang namanya “clef” (tanda kunci), Ada dua tanda kunci yang umum dipakai yaitu Treble:treble dan Bass: bass.
Tanda kunci treble dan tanda kunci bass yang digabung bersama, disebut “grand staff”:grand staff

Disetiap buku musik (not balok), akan tertulis not balok pada masing-masing letaknya yang berhubungan dengan tinggi rendah nya nada (Titi Nada) dan Nilai Not seperti panjang atau pendek (Durasi).
TITI NADA:
Tinggi rendah suatu nada dalam lagu yang dihasilkan oleh suara alat musik atau suara manusia.
Nilai Not (Durasi):
Nilai suatu not, apakah not tersebut dimainkan/disuarakan panjang ataukah pendek.

Notasi musik (not balok) bisa dipelajari jika kita ingin mengembangkan permainan piano, gitar atau drum melalui buku pelajaran musik. Jika kita sedang belajar memainkan alat musik atau sedang bermain dalam ensambel musik maka pengetahuan akan not balok sangat diperlukan.
Not balok tidaklah serumit yang dibayangkan. Pelajaran not balok meliputi Titi Nada, Tanda Kunci, Tanda Dynamik, Ritme, Tangga Nada serta Istilah-istilah Musik.
Bila kita bisa memainkan salah satu alat musik, maka itu akan lebih baik lagi karena akan menjadi modal untuk membaca & menulis not balok sehingga benar-benar bisa dipraktekkan dalam memainkan alat musik yang kita gunakan. Tapi bila kita tidak bisa memainkan salah satu alat musik, misalnya Cuma bisa menyanyi, itu juga bisa membantu untuk mempraktekkan menulis & membaca not balok.
Semoga dengan tulisan ini bisa membantu bagi semua orang yang ingin bisa menulis & membaca not balok.

latian nih

Post

Mantap Mantap Mantap




Enlarge this imageReduce this image Click to see fullsize